stress kerja

Hampir setiap pekerja pasti pernah mengalami stres dalam menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. Ditambah lagi, deadline yang tinggal sebentar lagi, membuat pikiran makin tidak karuan. Jika sudah seperti itu, stres kerja akan muncul dengan mudah, dan ini sangat mengganggu kamu buat menyelesaikan pekerjaan kamu.

Padahal deadline sudah semakin dekat. Penyebab stres kerja juga bisa disebabkan oleh hubungan antar rekan kerja yang kurang baik. Suasana yang kurang baik dapat mempengaruhi produktivitas karyawan.

Berikut ini merupakan tanda-tanda stres kerja yang dialami karyawan. Coba kamu cek, apa kamu juga mengalami ini? Yuk simak.

Stres kerja
Sumber gambar: pixabay.com

Kehilangan semangat kerja

Stres pada pekerjaan dapat menyebabkan seorang karyawan kehilangan semangatnya, tidak terkecuali bagi para karyawan yang bekerja pada bidang yang ia minati. Tekanan dan stres yang ia rasakan membuat ia terlihat lesu sepanjang hari. Semangatnya untuk menyelesaikan pekerjaan pun hilang.

Sering merasa sakit

Salah satu gejala yang dialami saat stres kerja yang paling umum dirasakan adalah sering merasa sakit kepala. Selain sakit kepala, sakit yang biasa muncul yaitu maag.

Rasa sakit ini dipicu karena pikiran kamu yang selalu tegang. Ini merupakan gejala psikomatis dimana seseorang yang sedang merasakan tekanan akan mempengaruhi kesehatan pada fisik mereka. Rasa sakit yang dirasakan timbul adanya sugesti dari tekanan-tekanan pekerjaan yang sedang dialami, seperti tuntutan atasan dan deadline pekerjaan.

Tidur berlebihan atau sulit tidur

Apakah kamu pernah mengalami rasa ngantuk yang luar biasa sepanjang hari? Atau justru merasa sulit tidur padahal telah melakukan aktivitas yang cukup melelahkan?

Jika iya, tandanya kamu sedang mengalami stres karena pekerjaan. Kamu merasa tidak sanggup dengan tekanan yang sedang kamu hadapi, namun kamu harus menyelesaikannya. Jika kejadian seperti ini sudah terlalu sering kamu alami, sebaiknya kamu melakukan terapi agar segera pulih. Jangan sampai dibiarkan terus-menerus karena akan mengganggu produktifitas kamu selama bekerja.

Stres kerja
Sumber gambar: pixabay.com

Kehilangan konsentrasi

Stres kerja akan membuat seseorang mudah kehilangan konsentrasi. Jika dihadapkan pada pekerjaan yang menumpuk dengan deadline yang begitu sempit, seorang karyawan yang sedang mengalami stres kerja akan kesulitan untuk konsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan.

Ia akan merasa pikirannya buntu dan tidak tahu harus seperti apa. Tuntutan tekanan pekerjaan yang harus diselesaikan dengan cepat membuat ia harus berpikir keras bagaimana menyelesaikannya dengan segera.

Akibatnya, pekerjaan yang diselesaikan tidaklah maksimal karena kurang teliti. Akan terjadi beberapa kesalahan yang membuat atasan kamu menagih kamu memperbaikinya lagi.

Emosi tidak stabil

Saat kamu mengalami stres karena pekerjaan, kamu akan mudah tersinggung, kesal, bahkan marah yang disebabkan emosi kamu yang tidak stabil. Kamu menjadi lebih sensitif menjadi bad mood saat melihat hal-hal yang tidak kamu senangi ada di sekitar kamu, meskipun itu hanyalah hal sepele.

Kondisimu yang seperti ini akan sangat mengganggu orang-orang sekitar kamu dan akan memperburuk hubunganmu dengan rekan kerja, atasan, dan klien. Selain mengganggu hubungan sosial kamu, emosi kamu yang tidak stabil juga bisa mengganggu kesehatan kamu.

Sulit berkomunikasi

Saat kamu dilanda stres akibat pekerjaan, pikiranmu yang sedang kalut akan membuat kamu malas untuk berbincang dengan rekan kerja atau atasan. Rasanya ingin menghindar sementara dan fokus menyelesaikan pekerjaan daripada hari berbincang-bincang.

Sayangnya, kamu tidak bisa seperti itu. Kamu tetap harus berinteraksi dengan orang-orang di kantor. Namun, kamu yang sedang dilanda stres, pikiran dan ucapan kamu akan tidak sinkron jika dipaksakan berbincang.

Kondisi ini bisa memicu kesalahpahaman antara kamu dengan lawan bicara kamu. Atau yang lebih membahayakan jika tanpa sadar ucapanmu malah menyinggung orang lain, padahal kamu tidak bermaksud seperti itu.

Kehilangan rasa percaya diri

Gejala stres kehilangan rasa percaya diri disebabkan karena adanya tekanan pekerjaan yang begitu besar yang harus dihadapi. Akan timbul keraguan pada diri sendiri dalam menyelesaikan pekerjaan.

Rasa ragu yang dialami ini jika dibiarkan terus menerus menyebabkan kehilangan rasa percaya diri. Padahal, rasa percaya diri dalam bekerja sangat dibutuhkan dalam bekerja untuk menunjukkan profesionalisme seorang karyawan menyelesaikan tanggung jawabnya.

Jika kamu mengalami berbagai tanda tersebut, bisa dipastikan kalau kamu sedang mengalami stres. Banyak faktor yang mempengaruhi timbulnya stres kerja pada karyawan. Nah, sebelum stres yang kamu alami semakin berlarut-larut, coba lakukan beberapa hal ini untuk mengatasi stres kerja yang sedang kamu alami.

Berdiskusi dengan atasan

Jika kamu merasa tekanan pekerjaan yang sedang kamu hadapi di luar kapasitsmu dan membuat kamu menjadi stres, sebaiknya kamu mendiskusikan apa yang sedang kamu alami pada atasan atau HRD. Mereka akan memberi masukan dan saran apa yang sebaiknya kamu lakukan untuk mengembalikan produktifitasmu. Stres yang sedang kamu alami sangat mempengaruhi hasil kerja dan jika dibiarkan terus menerus akan perdampak buruk bagi perusahaan.

Atur pola makan dan pola tidur

Orang yang sedang mengalami stres biasanya pola makannya akan berantakan dan pola tidur yang tidak teratur. Ini dapat mempengaruhi kesehatan fisikmu jika dibiarkan terus-menerus.

Konsumsilah makanan yang bergizi untuk mengembalikan asupan nutrisi pada tubuh kamu. Tak masalah jika sesekali kamu makan makanan kesukaan kamu untuk mengembalikan mood kamu. Namun tetap perhatikan takaran porsinya agar tidak berlebihan.

Selain itu, kamu juga harus mengatur pola tidurmu yang tidak teratur akibat stres yang sedang kamu alami. Tentukan target jam berapa kamu harus beristirahat. Lakukan kegiatan yang memubuat tubuh dan pikiran kamu rileks seperti membaca buku.

Buatlah suasana kamarmu senyaman mungkin agar kamu lekas beristirahat.
Jika hal tersebut telah kamu jadikan rutinitas, secara perlahan stres yang kamu alami akan berkurang secara perlahan.

Stres kerja
Sumber gambar: pixabay.com

Berolahraga

Melakukan olahraga dipercaya dapat mengurangi stres kerja juga loh. Berolahraga dapat dikatakan sebagai pelampiasan emosi yang terpendam pada cara yang tepat. Penat yang sedang kamu alami dikeluarkan melalui gerakan-gerakan tubuh pada olahraga. Kamu bisa melakukan jogging, gym, atau mengajak teman-teman kamu untuk bermain futsal.

Menghibur diri

Saat kamu merasakan beban pekerjaan yang berat, tidak ada salahnya jika kamu meluangkan waktu untuk menghibur diri meskipun kamu masih berada di kantor.

Kamu bisa bekerja sambil mendengarkan lagu-lagu di playlistmu selama tidak mengganggu konsentrasi rekan kerja lain.

Dengan begitu, meski kamu sedang dihadapkan pada pekerjaan yang menumpuk dan deadline singkat, kamu masih mampu untuk menyelesaikan pekerjaanmu. Kadar stres yang kamu rasakan sedikit berkurang dengan mendengarkan lagu-lagu kesukaan kamu.

Me Time

Kesibukan kerja yang sedang kamu alami bisa saja membuat kamu lupa menyisihkan waktu untuk dirimu sendiri. Stres kerja yang kamu rasakan membuat kamu membenci rutinitas yang sedang kamu jalani. Sehingga kamu lupa untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kamu sukai.

Jika kamu sudah merasa stres dengan pekerjaanmu, sempatkanlah waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kamu sukai. Tidak perlu kemana-mana, seperti menonton film sepanjang hari di rumah bisa kamu coba. Kamu juga bisa bepergian ke tempat-tempat yang kamu sukai, atau sekadar staycation untuk menghabiskan waktu dengan diri sendiri.

Stress kerja mungkin menjadi hal yang tidak dapat kamu hindari, namun yakinlah bahwa kamu tidak selamanya mengalami hal seperti ini. Carilah penyebab stres yang sedang kamu alami dan coba selesaikan agar stres yang kamu rasakan tidak berlarut-larut.

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

TOP

X
%d blogger menyukai ini: