pekerjaan sampingan

Masa muda memang masanya untuk bertumbuh. Mencoba berbagai pekerjaan sampingan, jatuh bangun, dan bereksplorasi, adalah sesuatu yang sudah biasa.

Pun, banyak petuah-petuah yang menyarankan agar masa muda memang tak seharusnya diisi dengan sesuatu yang monoton. Sesuatu yang monoton tak baik bagi anak muda.

Gagal? Jangan menyerah. Kegagalan harus dijadikan pelajaran demi meniti kembangkitan di waktu yang akan datang.

Artinya, kita harus mengisi masa muda dengan banyak kegiatan, cobalah banyak hal, kembangkan berbagai skill, lalu temukan di mana passion dan keahlian utama yang bisa dijadikan senjata utama untuk meraih kesuksesan.

sumber: pinterest.com

Kita bisa mencontoh kisah Raditya Dika, seorang penulis, komedian, youtuber, aktor, juga sutradara film kenamaan Indonesia.

Saat ini, Radit (sapaan akrabnya) bisa dibilang sebagai pemuda yang sangat sukses di industri kreatif tanah air.

Tapi dibalik itu, percaya atau tidak, kesuksesan Raditya Dika ini berangkat dari sebuah pekerjaan sampingan yang hanya merupakan sebuah hobi.

Saat ia masih berkuliah di salah satu universitas di kota Adelaide, Australia, Raditya Dika memutuskan menuliskan kisah sehari-harinya di platform blogspot.

Ya, dulunya ia hanyalah seorang pemuda yang senang menuliskan cerita.

Melalui blog pribadinya yang bernama kambingjantan(dot)com, Radit menjelma menjadi blogger terkenal karena cerita-ceritanya yang begitu menggelitik.

Tak ingin kehilangan momen, sebuah rumah penerbitan buku melirik tulisan Radit di blog kambingjantan(dot)com.

Tahun 2005, diluncurkan lah sebuah buku komedi berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh yang semua isinya diangkat dari blog pribadi Raditya Dika.

Buku tersebut kemudian diklaim sebagai buku pertama yang diangkat dari tulisan-tulisan di blog.

Buku tersebut menjadi awal dari sosok Raditya Dika yang kita lihat sekarang. Betapa tidak, pria kelahiran 28 Desember 1984 ini setidaknya sudah menerbitkan 7 buku yang kesemuanya best seller.

Berawal dari hobi, tulisan-tulisan Radit menjelma sebagai sumber penghasilan utamanya saat itu.

Tak menyelesaikan kuliahnya di Australia, Radit kemudian kembali ke Indonesia. Ia mencoba merintis hal baru lagi.

Jika anda suka terhibur dengan stand up comedy, maka Raditya Dika adalah salah satu sosok paling berjasa dalam mempopulerkan seni komedi tunggal ini.

Video stand up comedy Radit mendadak viral. Kembali lagi, berawal dari hobinya yang suka bercerita, Radit mengolah kisah sehari-harinya menjadi lawakan verbal yang jenaka.

Berkat Raditya Dika, banyak anak muda yang ikut meramaikan seni komedi tunggal ini hingga seperti sekarang.

Radit juga tak melupakan bahwa pendidikan adalah hal yang begitu penting. Gagal menyelesaikan kuliah di luar negeri, Radit kembali melanjutkan S1-nya yang tertunda dengan masuk Fakulutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia (UI).

Tak pernah kehabisan ide, sembari itu pula Radit mencoba membuat serial komedi di platform Youtube yang ia beri judul Malam Minggu Miko.

Setelah sukses sebagai penulis dan stand up comedy-an, serial komedi Malam Minggu Miko kemudian menjadi babak baru karirnya sebagai aktor sekaligus sutradara.

Ketika itu, platform berbagi video seperti Youtube belum seramai sekarang. Ketika itu pula, tak ada penghasilan yang dihasilkan melalui Youtube. Namun, serial komedi Malam Minggu Miko yang dibuat Raditya Dika berhasil menggebrak hal itu.

Serial ini meledak. Dalam satu episode, penonton serial ini bisa menembus hingga 1 sampai 2 juta orang.

Banyak yang menilai kalau serial Malam Minggu Miko di Youtube bisa sukses karena Raditya Dika menggebrak mainstream pertelevisian yang penuh drama berlebihan.

Ciri khas dari serial ini adalah akting aktor-aktornya yang kaku. Joke yang diselipkan pun murni tanpa bumbu sound effect sehingga terkesan hening dan flat. Uniknya, tipe serial komedi seperti membuat joke yang diselipkan menjadi lebih jenaka.

Salah satu media televisi nasional sampai menawarkan kerja sama untuk menyiarkan Malam Minggu Miko. Tak cuma di Youtube, Malam Minggu Miko akhirnya dapat ditonton lebih banyak orang karena disiarkan oleh televisi nasional.

Karir Raditya Dika sebagai youtuber melejit melalui Malam Minggu Miko. Setelah menjadi pioneer dalam dunia stand up comedy, Radit juga bisa didaulat sebagai pioneer era youtuber Indonesia.

Ketika Youtube memberikan benefit berupa adsense untuk youtuber yang memiliki banyak penonton, Radit sukses menjadi youtuber pertama dengan pengikut terbanyak di Indonesia yang mencapai 2 juta pengikut. Setelah itu, Youtube Indonesia mencapai fase tersuksesnya.

Oh, iya, jangan lupakan pula film-filmnya yang berhasil menjadi box office di Indonesia. Pada dasarnya ia memang senang bercerita, kisah sehari-harinya di buku ia jadikan sebuah film yang juga ia perankan dan sutradarai sendiri. Wah, keren, kan?

Butuh perjuangan

Tak ada kesuksesan tanpa usaha dan pengorbanan. Perjalanan kesuksesan karir Raditya Dika di industri kreatif Indonesia tidak semulus kelihatannya.

Gagal menyelesaikan kuliahnya di Negeri Kanguru hingga menjadi alumni UI, semua hal yang dicoba Raditya Dika tersebut sekali lagi berasal dari satu hal: hobinya dalam bercerita.

Buku pertamanya tak langsung jadi best seller begitu saja. Diawal-awal, banyak yang mengira buku pertama ini merupakan sebuah buku perternakan karena judulnya adalah Kambing Jantan.

Perlahan, melalui effort keluarganya yang juga ikut membantu mengenalkan buku tersebut, orang-orang baru menyadari bahwa Kambing Jantan adalah buku yang lucu dan seru untuk dibaca.

Dalam merintis serial komedi Malam Minggu Miko, Radit pun mengawalinya dengan modal yang pas-pasan. Ia tak punya ilmu dasar dalam menyutradarai film, kamera pun tak punya. Karena tak memiliki kamera, Radit bahkan sampai meminjam kamera milik temannya.

Alhasil, dirinya hanya mengandalkan kekuatan pertemanan. Untuk menemaninya sebagai pemeran utama, Radit mengajak Ryan Andriandhy yang merupakan stand up comedy-an juga.

Sebagai tokoh pembantu rumah tangga di serial tersebut, Radit mengajak Mas Anca yang merupakan partner bekerjanya yang tidak punya basic akting dan komedi sama sekali. Sebagai pemeran-pemeran lain, Radit juga mengajak kenalan-kenalannya saja.

Semua ia mulai tanpa modal sama sekali dan hanya mengandalkan relasi. Siapa sangka, sekarang ia menjadi salah satu sutradara dan aktor tersukses di Indonesia.

Simple-Casual Outfit: Mengintip gaya berpakaian Raditya Dika

sumber: pinterest.com

Bukan outfitpria.com namanya jika tak ada outfit yang bisa dibahas. Jika diperhatikan dengan seksama, Raditya Dika memiliki gaya fashion yang tersendiri.

Radit mempunya cara berpakaian yang khas. Ia selalu memakai pakaian tanpa desain alias cukup-baju-polos-saja.

Hanya memakai kaos berwarna basic tanpa tulisan ataupun gambar, celana pendek, sepasang sneakers, sebuah topi dan jam tangan mewah, Radit menunjukkan bahwa style simple-casual juga terlihat classy.

Outfit seperti ini biasanya mewakili sesosok karakter yang tidak neko-neko, tanpa ribet, dan punya mobilitas tinggi.

Sepintas, Radit tidak punya outfit-outfit bergaya nyentrik di dalam lemari pakaiannya. Semua pakaian Radit hanya pakaian-pakaian basic dan karakter yang selaras.

Selain gaya berpakaian simple-casual, Radit awalnya adalah pecinta jam tangan garis keras. Ia sempat tergila-gila dengan berbagai brand jam tangan mewah, sehingga ia punya banyak sekali koleksi jam tangan dengan harga yang tidak main-main.

Iya, itu awalnya. Semakin ke sini, Radit juga semakin menyadari bahwa memiliki banyak koleksi benda juga tak begitu berarti.

Akhirnya, ia menjual semua jam tangan mewah koleksinya dan menggantinya dengan sebuah jam tangan yang benar-benar ia suka dan paling mewakili karakternya.

Keren, nih. Hal yang seperti ini yang juga patut dicontoh dari sosok Raditya Dika.

***

Maka tak perlu diragukan lagi, sosok pria satu ini sangat bisa dijadikan teladan bagi anak-anak muda Indonesia saat ini.

Semangat pantang menyerah dan haus dalam mencoba berbagai hal menjadi bukti bahwa jangan takut untuk memulai sesuatu. Raditya Dika sudah membuktikan bahwa kerja keras tidak akan menghianati hasil.

Share:

1 Comment

  1. […] Baca juga: Raditya Dika Buktikan Sukses Bisa berawal dari Pekerjaan Sampingan […]

Leave a Comment

Your email address will not be published.

TOP

X
%d blogger menyukai ini: