Bagi pecinta musik rock sejati, sebuah band bernama Nirvana pasti sudah tidak asing lagi. Nirvana, merupakan band beraliran grunge yang merupakan turunan dari aliran musik rock. Sang vokalis, Kurt Cobain, menjadi sosok yang benar-benar membawa kesuksesan band ini.

Sumber: pinterest.com

Nirvana dibentuk di Washington, Amerika Serikat pada tahun 1987. Band ini digawangi oleh Kurt Cobain sebagai vokalis sekaligus gitaris, Dave Grohl sebagai drummer, dan Krist Novoselic sebagai bassis. Album pertama mereka yang berjudul Bleach mulai dirilis pada tahun 1989.

Bukan album pertama yang menaikkan pamor Nirvana di mata pecinta musik dunia, melainkan album yang mereka rilis pada tahun 1991 berjudul Nevermind dengan single andalan mereka yaitu Smells Like Teen Spirit.

Album dan lagu tersebut langsung meledak di pasaran dunia. Di Indonesia, band ini sangat terkenal karena sang vokali Kurt Cobain yang benar-benar membawa karakter musik yang khas.

Tentang Kurt Cobain, legenda Musik Rock dunia yang penuh kontoversi

Sumber: pinterest.com

Nama lengkapnya Kurt Donald Cobain. Lahir di Aberdeen, Washington, Amerika Serikat pada tanggal 20 Februari 1967. Sebagai musisi papan atas dunia, orang-orang lebih mengenalnya dengan nama Kurt Cobain.

Kesuksesan Nirvana bisa dibilang berkat dari penampilan apik Kurt Cobain di atas panggung. Karya-karya Nirvana yang sebagian besar diciptakan oleh Kurt Cobain, berhasil menghipnotis telinga pecinta musik rock dunia.

Ada hal menarik yang melatar belakangi pria ini sehingga mau terjun ke dunia musik. Pada dasarnya, Kurt Cobain sendiri adalah pria pendiam yang sekaligus juga tempramental.

Sejak kecil ia selalu merasa depresi dan membenci hidup yang dijalaninya. Salah satu kutipan perkataannya cukup terkenal adalah “i hate myself and i want to die”.

Rasa benci yang mendalam terhadap hidupnya ternyata berhasil ia jadikan sebagai inspirasi dalam bermusik. Ia ingin merefleksikan rasa depresi tersebut dalam lirik lagu dan karakter musik yang keras.

Karakter musik tersebut akhirnya bisa diaplikasikan dalam band Nirvana. Nirvana selanjutnya menjadi pelopor salah satu aliran musik rock alternative yang cukup digemari, yaitu aliran grunge.

Otentiknya karakter musik Nirvana yang diwakili oleh Kurt Cobain menjadikan ia simbol dari aliran musik grunge. Selalu ada rasa depresi dan kritik-kritik kehidupan di dalam musik yang dibawa oleh Kurt Cobain. Tak heran orang-orang dapat dengan mudah mengenang sang vokalis fenomenal ini.

Berseteru dengan vokalis Guns N Roses dan akhir hidup yang tragis

Suatu ketika, Kurt Cobain pernah terlibat perseteruan dengan salah satu legenda musik rock dunia, Axl Rose (Vokalis Guns N Roses).

Saat itu, Axl Rose sebenarnya suka terhadap musik yang dimainkan oleh Nirvana, walaupun saat itu Nirvana masih belum begitu terkenal. Axl pun mengajak Nirvana untuk menjadi band pembuka di konser Guns N Roses pada tahun 1991.

Ajakan tersebut di tolak mentah-mentah oleh Kurt Cobain. Bahkan, Kurt Cobain menolak secara terang-terangan di depan awak media. Kurt mengatakan kalau lagu Guns N Roses tak memiliki pesan terhadap pendengarnya dan mengatakan kalau Guns N Roses adalah band rock yang konyol.

Perseteruan mereka semakin panas karena Axl Roses ternyata membalas penolakan Kurt Cobain tersebut dengan pedas. Ia mengatakan Kurt Cobain dan istrinya hanyalah seorang pecandu heroin dan anak mereka bisa terlahir cacat karena itu.

Puncaknya, mereka tertangkap benar-benar berseteru saat berada di tempat yang sama di belakang panggung MTV Video Music Award. Ketika itu Axl Roses dan pacarnya melintas di depan Kurt Cobain yang terlihat menggendong anaknya didampingi sang istri. Saling sindir pun tak terelakkan hingga Axl Roses sempat mengajak Kurt Cobain untuk berkelahi di trotoar.

Kurt Cobain kembali membuat heboh satu dunia. Ya, pada tahun 1994, ia ditemukan tewas di tempat tinggalnya dengan sebuah senjata berjenis shotgun terletak di samping jasadnya. Tak cuma shotgun, di sana ada sepucuk surat yang disinyalir ia buat untuk para fans fanatiknya.

Ia dilaporkan meninggal karena bunuh diri di masa-masa keemasannya sebagai musisi. Walaupun begitu, tak ada yang menyangka bahwa akhir kehidupan sang legenda musik dunia bisa menjadi setragis itu .

Beberapa faktor kuat yang melatar belakangi kematian sang vokalis adalah karena ia juga merupakan seorang pecandu heroin kelas berat. Itu pula yang membuat banyak orang berspekulasi kalau ia meninggal karena overdosis.

Para fans fanatiknya pastilah sedih karena ditinggalkan sang idola dengan cara tragis. Kabar burung pun seketika tersebar. Banyak pihak yang meyakini kalau kematian Kurt Kobain adalah sebuah konspirasi. Hal itu dikarenakan karena banyaknya kejanggalan-kejanggalan atas kematiannya.

Bahkan, ada gerakan bunuh diri massal yang dilakukan oleh fans fanatiknya demi menunjukkan rasa empati kepada sang idola.

Kurt Cobain dan kesuksesannya di dunia musik

Bakat musiknya sudah terlihat sejak ia berumur 4 tahun. Di umur yang semuda itu, ia sudah bisa memainkan alat musik dan sangat suka mendengar lagu The Beatles yang berjudul Hey Jude. Menginjak remaja, musik yang sering ia dengar beralih kepada musik rock seperti AC/DC atau Queen.

Di umur 9 tahun, Kurt Cobain sudah mendapatkan cobaan hidup yang berat. Kedua orang tuanya bercerai dan kehidupan keluarganya menjadi berantakan. Perceraian kedua orang tuanya membuat ia merasa malu untuk bertemu teman-temannya.

Mendapati kehidupan yang suram sejak kecil, ia jadi bertingkah selayaknya orang dewasa. Bahkan, ia kerap menjadi pelaku kekerasan atau bullying terhadap teman-temannya di sekolah.

Di luar itu, ia juga mulai mengembangkan bakat musiknya di sekolah. Ia belajar bermain gitar, menyanyikan lagu yang ia ciptakan sendiri secara spontan, dan mencari teman-teman yang bisa ia ajak bermain musik bersama ketika di masa sekolah.

Dari masa-masa itulah ia bertemu Krist Novoselic yang menyukai aliran musik punk rock. Mereka sering bermain musik sama-sama, dan lama-kelamaan memiliki banyak kesamaan dalam selera musik.

Seiring waktu, Kurt Cobain pun pada akhirnya mengajak Krist untuk membentuk sebuah grup band. Mereka berdua lalu sepakat membentuk sebuah band bernama Nirvana.

Sumber: pinterest.com

Nama Nirvana sendiri diambil oleh sebuah konsep kepercayaan Buddha yang artinya kebebasan dari semua rasa sakit dan tempat untuk merasakan kebahagiaan. Sebuah makna yang memang menggambarkan kisah suram kehidupan Kurt Cobain dan sebuah harapan untuk menuju ke arah yang lebih baik.

Pada tahun 1990, Kurt dan Krist bertemu dengan Dave Grohl. Mereka lalu mengajak Dave untuk ikut melengkapi band Nirvana yang mewakili musik mereka.

Saat album Nevermind dengan single berjudul Smells Like Teen Spirit meledak di pasaran, perhatian pendengar musik dunia mengarah kepada mereka. Album tersebut bahkan sampai menggeser album Dangerous milik Michael Jackson di Billboard Amerika Serikat.

Hingga Nirvana bubar karena kasus bunuh diri Kurt Cobain, mereka baru merilis 3 album. Masing-masing album adalah Bleach (1989), Nevermind (1991) dan In Utero (1993). Total, kesemua album Nirvana sukses besar hingga terjual sebanyak 50 juta keping di dunia.

***

Dibalik rasa depresi yang menyelimuti kehidupan Kurt Cobain, tetap ada pelajaran yang bisa dipetik dari kisahnya. Kurt Cobain berhasil membuktikan kalau kehidupan yang suram pun bisa ditransformasikan menjadi karya musik yang memiliki pesan dan makna mendalam.

Di masa keemasannya, Kurt Cobain tetaplah Kurt Cobain yang apa adanya. Ia kerap memakai kemeja flanel seperti ciri khasnya di atas panggung.

Ya, flanel pada saat itu sebenarnya identik dengan pakaian orang-orang miskin di pinggiran Amerika Serikat.
Ia tak ingin menjadi orang lain, bahkan ia merasa harus menjadi dirinya sendiri dan tak ingin mengikuti orang lain. Ia ingin menjadi berbeda.

Satu lagi, walaupun ia dan istrinya mengaku sebagai seorang pecandu heroin, Kurt Cobain tetap menyadari kalau obat ini adalah obat yang berbahaya dan bisa merusak hidup seseorang. Ia tetap tak menyarankan orang lain untuk mengkonsumsinya. Jadi, tetap saja itu tidak boleh ditiru oleh siapa pun.

Pada akhirnya, Kurt Cobain adalah seorang legenda. Ia berhasil merevolusi musik rock dunia dengan karya-karyanya yang sarat makna dan kritik kehidupan. Dibalik akhir hidupnya yang tragis, Kurt Cobain akan tetap dikenang oleh banyak orang karena karyanya.

Share:

2 Comments

  1. […] Baca juga: Kurt Cobain Sang Legenda Musik Rock Dunia […]

  2. […] Baca juga: Kurt Cobain Sang Legenda Musik Rock Indonesia […]

Leave a Comment

Your email address will not be published.

TOP

X
%d blogger menyukai ini: