kaos oblong

Bagi kaum pria, kaos oblong adalah “juru selamat” dalam berpenampilan. Wah, kok bisa? Tentu saja. Baik untuk nongkrong bersama teman sepergaulan, ngedate bareng pacar, atau buat apa saja yang sifatnya kegiatan non-formal, kaos oblong pasti tidak pernah salah.

Selain sebagai “juru selamat”, kaos oblong juga kerap disebut sebagai pakaian “dinas” kaum pria. Kalau tadi sudah disebutin non-formal, kenapa bisa muncul istilah pakaian “dinas”? Bingung? Hehe.

Begini. Selain kegiatan formal seperti bekerja atau acara-acara resmi, bisa dipastikan kaos oblong adalah pakaian wajib yang harus dikenakan di dalam rumah. Karena sudah terlalu sering dipakai, maka muncullah istilah plesetan kalau kaos oblong itu sebagai pakaian “dinas”.

Sebelum lebih jauh, mari kita telusuri lagi apa sebenarnya kaos oblong itu.

Kaos Oblong Adalah Juru Selamat Kaum Pria

Pada dasarnya, kaos oblong atau yang sebagian menyebutnya t-shirt, adalah satu jenis pakaian yang berbahan katun atau polyester (atau gabungan dari keduanya).

Dari bentukannya sendiri, kaos oblong biasanya berlengan pendek dan memiliki bentukan leher bundar. Khusus yang terakhir, bentukan leher di kaos oblong sudah bervariasi, seperti berbentuk v atau u.

Sedangkan alasan utama mengapa kaos oblong sangat identik dengan pakaian sehari-hari kaum pria, adalah karena kaos oblong sendiri merupakan pakaian yang simpel dari segala sisi.

Ya, kaos oblong mudah dipadu-padankan dengan beragam outfit yang diinginkan. Selain itu, bahan dari kaos oblong biasanya juga lebih dingin dan tidak buat gerah.

Kaos oblong juga sudah pasti tidak berkerah atau berkancing. Hal tersebut dapat mempersingkat waktu dalam memakainya: mudah dan super cepat.

kaos oblong keren
Sumber gambar: pexels.com

Buat yang suka buru-buru karena ada janji nongkrong atau ngedate, kaos oblong adalah “juru selamat” agar kamu tetap bisa on time.

Warna Kaos Oblong yang Wajib Dimiliki Kaum Pria

Ada beberapa warna kaos oblong yang wajib dimiliki kaum pria di dalam lemari pakaiannya.

Koleksi kaos oblong dengan warna yang cenderung netral dan klasik merupakan cara teraman dalam berpenampilan dengan menggunakan kaos oblong.

Milikilah kaos oblong berwarna hitam, putih, navy, dan abu-abu. Jika anda adalah kaum pria, maka anda wajib memilii minimal satu kaos oblong dari keempat warna tersebut.

Dijamin, keempat warna kaos oblong tersebut bisa menyelamatkan penampilanmu.

Kaos oblong berwarna hitam bisa digunakan saat cuaca sedang teduh atau saat ingin terlihat lebih maskulin. Selain itu, warna hitam bisa memberikan kesan lebih slim pada tubuh. Cocok buat pria yang bertubuh besar atau gemuk.

Warna putih juga warna yang sangat netral. Saat cuaca cerah, pakailah kaos oblong berwarna putih untuk menetralisir penampilan.

Baca juga: 7 Variasi Jenis Bahan Kaos Pria, yang Mana Favoritmu?

Sama seperti hitam, navy juga warna yang selalu cocok dipakai oleh pria. Kaos oblong berwarna navy bisa dijadikan pilihan selain kaos oblong berwarna hitam.

Terakhir, milikilah kaos oblong berwarna abu-abu. Abu-abu juga merupakan warna yang sangat aman, juga tak kalah dalam menampilkan sisi maskulin pria.

Memainkan Warna Gelap-Terang

Ada tips khusus dalam memakai kaos oblong, salah satunya adalah dengan memainkan perpaduan warna gelap-terang.

Perpaduan warna gelap-terang masuk dalam bagian permainan outfit. Jadi, yang dimaksud bukan memilih kaos oblong berwarna belang yang gelap dan terang.

Misalnya begini, ada baiknya ketika memakai kaos oblong berwarna yang cenderung gelap seperti hitam atau navy, celana yang digunakan harus berwarna yang cenderung muda atau terang seperti cream atau tan.

Begitupun sebaliknya, ketika memakai celana berwarna hitam atau navy, pakailah
kaos oblong yang memiliki warna cenderung terang seperti putih.

Perpaduan warna ini bukanlah tanpa alasan. Kombinasi kaos oblong dan celana dengan warna yang cenderung kontras diantara keduanya dapat lebih “menghidupkan” penampilan anda.

Perpaduan warna ini dapat memberikan kesan yang ekspresif dan enak dipandang oleh mata.

Bisa anda bayangkan, jika warna yang dipakai antara kaos oblong dengan celana adalah hitam-hitam, maka anda akan lebih terlihat seperti seorang pesulap profesional.

Begitupun kombinasi warna lain yang cenderung selaras, maka jauh lebih baik untuk dihindari. Intinya, hindari perpaduan warna yang cenderung terlalu kaku dan flat.

Jika anda tipe pemakai sneakers, maka perpaduan warna gelap-terang-gelap atau terang-gelap-terang bisa dijadikan pilihan dalam memainkan outfit.

Utamakan warna antara kaos oblong dan sneakers selaras, lalu selingkanlah dengan celana berwarna kontras.

Perpaduan warna ini bisa juga dicoba saat anda menggunakan kaos oblong sebagai kaos dalam. Pakailah kemeja dan kaos oblong yang berwarna kontras untuk menghidupkan penampilan anda.

Oh, iya. Sedikit tips, nih. Perpaduan antara kaos oblong dan celana pendek juga bisa dicoba sesekali. Padukanlah outfit ini saat musim panas atau saat ingin terlihat lebih santai. Apalagi jika ditambah sneaker, penampilan anda akan terlihat lebih keren. Jangan lupa, mainkan warnanya.

Tips Memilih Kaos Oblong Agar Pas di Tubuh

Setiap orang punya postur tubuh yang beragam. Ada yang berpostur tinggi besar, tinggi kurus, sedang, berotot, dan sebagainya.

Pun dalam memilih kaos oblong, memilih kaos yang fit dan sesuai dengan postur tubuh adalah hal yang penting sekaligus susah-susah gampang.

Baca juga: Model Kaos Favorit Pria Keren yang Wajib Kamu Ketahui

Bagi yang berpostur tubuh besar, misalnya, jangan memakai kaos oblong yang terlalu pas di tubuh. Kaos oblong yang terlalu pas itu akan membuat bentuk tubuh anda tercetak dengan jelas.

Namun, jangan pula memakai kaos oblong yang terlalu besar, jika tidak ingin tubuh anda terlihat jauh lebih besar lagi.

Jangan merasa serba salah dulu. Untuk mengatasi hal itu, perhatikan tiga unsur berikut dalam memilih kaos oblong: bahu, lengan, dan pinggang,

Pertama, bahu. Usahakan potongan bahu kaos oblong berada di sudut yang pas dengan bahu anda. Jangan sampai bahunya terlalu jatuh. Percayalah, jika potongan bahu jatuh sedikit, maka itu akan menghancurkan penampilan anda.

Kedua, pada bagian lengan juga demikian. Potongan kaos oblong yang pas dibagian lengan berada dipertengahan, diantara bahu dan siku. Kalau sampai menyentuh siku, maka itu bisa dikatakan terlalu panjang.

Ketiga, untuk bagian pinggang. Pada bagian ini, perhatikanlah panjang kaos oblongnya. Panjang kaos oblong jangan sampai menyamai ujung jari anda. Tetapi, jangan sampai juga terlalu pendek alias gantung. Biasanya, panjang yang pas berada di dekat potongan saku samping celana.

Nah, walaupun identik dengan pakaian sehari-hari, memakai kaos oblong juga tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar anda lebih bisa lagi memaksimalkan penampilan anda.

***

Kaos oblong sudah menjadi gaya hidup, bukan untuk kaum pria saja, bahkan juga untuk kaum wanita. Boleh dicek satu persatu, hampir di setiap lemari kita teronggok beberapa helai kaos oblong di dalamnya.

Untuk itu, tidak salah juga jika kaos oblong dikatakan sudah begitu membudaya. Ringkas dan santai, sangat erat dengan gaya kehidupan modern saat ini.

Hal tersebut menandakan satu hal: kaos oblong sudah bertranformasi menjadi kebutuhan wajib dalam berpenampilan.

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

TOP

X
%d blogger menyukai ini: